Kanker Otak
Kanker otak adalah tumor di dalam otak yang bersifat ganas. Secara umum bisa berasal dari sel saraf otak (primer) atau penyebaran dari organ lain (sekunder). Salah satu tumor otak primer tersering adalah Glioma, merupakan 80% tumor otak primer pada orang dewasa. Glioma jenis ganas disebut Glioblastoma multiforme (GBM). Kanker otak ini paling sering dan paling ganas yang berhubungan dengan prognosis buruk. Pasien dengan jenis kanker ini bertahan hidup kira-kira satu tahun setelah diagnosis dan jarang bertahan hidup lebih dari dua tahun. Prognosis buruk ini disebabkan karena pemahaman yang tidak cukup tentang sifat agresif kanker dan kurangnya terapi yang efektif.
Ada 3 jenis Terapi utama untuk semua jenis kanker otak yaitu pembedahan/operasi, radiasi dan kemoterapi. Kadang beberapa jenis kanker otak memerlukan terapi tambahan berupa targeted terapi, hormonal terapi, gamma knife surgery dan lain-lain. Semua jenis terapi yang ada sangat tergantung dari jenis patologi kanker otak. Oleh karena itu konsultasi dan diskusi dengan dokter bedah saraf dan dokter terkait sangat penting dalam penanganan secara keseluruhan pada pasien dengan kanker otak.
Fakta penting tentang TUMOR OTAK:
• Lebih dari 120 jenis tumor otak yang diketahui sampai saat ini, sebagian diantaranya adalah ganas.
• 7 tanda dan gejala utama antara lain: sakit kepala, vertigo, muntah, kejang, pengelihatan kabur, gangguan keseimbangan dan gangguan kepribadian.
• 20% kanker yang terjadi dimanapun dalam tubuh akan menyebar kedalam otak dan menyebabkan kualitas hidup penderita yang buruk.
• Tidak satupun faktor penyebab yang telah diketahui secara pasti untuk munculnya tumor didalam otak namun faktor genetic dan sinar x ray telah diketahui secara pasti sebagai faktor resiko.
• 3 terapi utama dalam kanker otak yaitu pembedahan, radiasi dan kemoterapi.
Sakit kepala kanker otak atau migren?
Sakit kepala merupakan gejala utama pada kanker otak maupun migren, namun diagnosis kanker otak hanya dari sakit kepala saja tidak bisa dibenarkan. Jenis sakit kepala “warning sign” yang seharusnya anda ketahui untuk pemeriksaan lebih lanjut ke dokter adalah:
• sakit kepala semakin berat dan atau sering
• pola sakit kepala berubah
• adanya gejala tambahan selain sakit kepala seperti bingung, kejang, vertigo, kelemahan, perubahan tingkah laku, kabur dan lain-lain
• sakit kepala yang tidak hilang dengan pengobatan seperti biasanya
• sakit kepala memberat pada pagi hari, saat batuk, bersin
• ada riwayat kanker pada keluarga.
